Rohimibnuahmad’s Weblog


MY HOMEWORK FOR MR. BUDI RAHARDJO VERSION 3.1
Februari 13, 2009, 11:23 am
Filed under: Uncategorized

1. Apa itu kesetrum ?
Kesetrum atau tersengat listrik adalah peristiwa mengalirnya arus listrik melalui tubuh manusia. Mengalirnya arus listrik ini bisa terjadi karena kulit manusia bersentuhan dengan benda yang mengandung aliran listrik, sementara di bagian kulit yang lain, umumnya kaki, bersentuhan dengan media yang bisa menghantarkan listrik pula. Akibatnya tubuh manusia itu menjadi media konduktor, yang bisa mengalirkan arus listrik. Dua permukaan kulit yang bersentuhan itu harus memiliki potensial yang berbeda. Karena jika sama tidak akan terjadi aliran listrik di dalam tubuh manusia.
2. Kenapa kesetrum berbahaya?
Pada saat seseorang tersengat listrik, ada beberapa gejala yang terjadi di dalam tubuhnya:
1) Jantung berhenti berdenyut.
2) Otot berkontraksi (mengerut).
3) Pernafasan terhenti dimana pusat saraf di otak yang mengatur pernafasan lumpuh.
4) Luka bakar.
Dari beberapa gejala di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa tersengat listrik berpeluang untuk menyebabkan kematian seseorang.
3. Mana kesetrum yang disebut berbahaya dan mana yang tidak?

Data berikut menunjukkan tingkat bahaya arus listrik yang mengalir ke dalam tubuh manusia:

Tabel 1. Batas Arus yang Melewati Manusia

Batas arus

Pengaruh pada tubuh manusia

0 – 0,9 mA

Belum merasakan pengaruh

0,9 – 1,2 mA

Baru terasa adanya arus listrik tapi tidak menimbulkan kejang

1,2 – 1,6 mA

Mulai terasa se akan2 ada yang merayap didalam tangan

1,6 – 6,0 mA

Tangan sampai kesiku merasa kesemutan

6,0 – 8,0 mA

Tangan mulai kaku, rasa kesemutan makin bertambah

13 – 15,0 mA

Rasa sakit tak tertahankan penghantar masih
dapat dilepas

15 – 20,0 mA

Otot tidak sanggup lagi melepaskan penghantar

20 – 50,0 mA

Dapat mengakibatkan kerusakan pada tubuh manusia

50 – 100,0 mA

Batas arus yang dapat menyebabkan kematian

Tabel 2. Besar dan Lama tegangan Sentuh Maksimum

Tegangan sentuh (Volt) rms

Waktu  Pemutusan Maksimum (detik)

< 50

50

1,0

75

0,5

90

0,2

110

0,2

150

0,1

220

0,05

280

0,03

4. Adakah beda antara kesetrum arus listrik DC dan arus listrik AC?
Arus listrik DC adalah arus listrik yang mengalir searah, yaitu dari titik dengan beda potensial tinggi ke titik dengan beda potensial rendah. Arus ini besarnya konstan sepanjang waktu. Karena sifatnya searah dan konstan inilah arus DC tidak membahayakan tubuh atau tidak sampai menyengat tubuh.
Sementara arus AC, adalah arus listrik yang arahnya bolak-balik. Ia mengalirkan listrik dengan besar arus berubah-ubah menurut fungsi waktu. Perubahan arus listrik ini menghasilkan getaran / gelombang sinusoida, yang jika getaran ini melewati tubuh dan getarannya lebih besar dari getaran detak jantung manusia, maka manusia tersebut akan merasakan sengatan listrik.
REFERENSI:
http://www.pln-jatim.co.id/e7/_mod/info/?t=tips&f=4, diakses pada hari Jumat, 13 Februari 2009 pukul 18.10 WIB
http://www.bisnisdanpeluangusaha.com/anti_kesetrum/, diakses pada hari Jumat, 13 Februari 2009 pukul 18.12 WIB
http://fisikaeschool.blogspot.com/2009/01/arus-ac-dan-dc.html, diakses pada hari Jumat, 13 Februari 2009 pukul 18.14 WIB


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: